Surga Belanja Souvenir di Negara ASEAN

Belanja souvenir seolah sudah menjadi kewajiban bagi orang Indonesia dimana rasa sosial mereka yang masih tinggi menjadikan kita tidak enak kalau sehabis bepergian, pulangnya tidak membawa barang apapun untuk teman dan keluarga. Khao-san di Bangkok dan Orchard Road kemudian menjadi populer dalam pembicaraan para pemburu oleh-oleh untuk membawa pulang oleh-oleh murah. Padahal, karena populernya tempat itu di mata tourist, harga barang-barang disana cenderung tinggi dan jika kita tidak pandai menawar, bukan tidak mungkin kita justru mendapatkan barang yang mahal dan menghabiskan budget kita dengan cepat.

Berikut ini tempat-tempat yang mungkin bisa dijadikan alternatif membeli souvenir dengan harga yang relatif lebih rendah dan tentu saja bisa ditawar.

1. Indonesia

Taman Anggrek Mall source: www.tripadvisor.com.au

Taman Anggrek Mall source: http://www.tripadvisor.com.au

Paling mudahnya, tentu saja mall!

2. Singapore

source: vimeo.com

singapore chinatown, source: vimeo.com

Orchard dan Mustafa Center mungkin populer di mata tourist untuk membeli oleh-oleh souvenir, tetapi Lucky Plaza dan Chinatown di Singapore merupakan tempat belanja yang murah. Di Lucky Plaza yang merupakan tempat berkumpulnya orang Indonesia di Singapore, harga barang relatif lebih murah. Dompet seharga 10 SGD untuk 5 piecesnya, sandal, kaos juga dapat ditemukan disini.

Sementara Chinatown juga menjadi tempat belanja yang murah di Singapore. Banded barang mulai dari bolpen, kaos, sarung bantal, sandal, gantungan kunci dan pernik lain bisa didapat disini dengan sangat terjangkau. Silakan ditawar lagi untuk mendapatkan barang yang lebih murah. Chinatown bisa dicapai dengan MRT yang mempunyai stasiun tepat di depan jalan ini. Sayang sekali tempat ini juga mempunyai jam operasi yang tidak panjang. Pukul 9 malam mereka sudah menutup lapak-lapaknya.

3. Malaysia

MYDIN Kuala Lumpur source: ouragalaxy.blogspot.com

MYDIN Kuala Lumpur source: ouragalaxy.blogspot.com

Di Kuala Lumpur, Petaling Street dan Bukit Bintang pasti menjadi incaran tourist untuk membeli barang souvenir dengan harga murah. Tapi tahukah anda, Pusat retail MYDin yang ada di beberapa tempat juga menyediakan souvenir dengan harga murah dan tidak perlu menawar? Walaupun tempatnya seperti supermarket besar, mereka menyediakan souvenir khas yang sangat lengkap dengan banderol harga yang fix. MYDin dapat ditemui di depan terminal Pudu Raya tepat di seberang Petaling Street dan Sultan Street. Jangan lupa untuk tidak membawa barang jika kesana karena penitipan barang akan dikenai biaya 1 – 2 MYR. Selain oleh-oleh, disana juga ditemui barang kebutuhan sehari-hari seperti air mineral dengan harga yang sangat rendah dibandingkan dengan minimarket-minimarket di sekitar tempat menginap.

Di Malaka, datanglah pada hari Weekend. Pasar tumpah di sepanjang Jonker Walk menyediakan barang-barang souvenir dengan harga yang tawarable. Selain itu di dataran Merdeka, jangan segan-segan untuk masuk ke Supermarket di Basement. Akan ditemui makanan-makanan khas dengan harga yang relatif lebih murah dibandingkan di pinggir jalan. Yang khas di Malaka adalah kerajinan pernik-pernik hiasan kecil dan magnet kulkas yang cukup beragam.

Di Kota Kinabalu, Pasar Sentral yang letaknya di pinggir laut terdapat lorong-lorong yang menjual souvenir dengan harga yang ditawarkan lebih murah. Selain itu disana terdapat makanan laut yang siap dinikmati dengan harga yang bisa ditawar juga. Tinggal pilih ikan atau produk laut lainnya, lalu cari meja untuk makan, dan mereka akan mengolah makanan yang kita pesan sesuai dengan permintaan kita.

4. Thailand

Di Bangkok, lupakan Silom Street dan Khao-San. Barang yang mereka tawarkan relatif lebih mahal dan memaksa kita untuk adu mulut dengan penjualnya yang kadang annoying itu. Pratunam di Sentral Bangkok yang dekat dengan Siam Paragon Mall bisa menjadi tempat yang murah untuk berbelanja. Penjualnya juga banyak yang bisa bahasa Indonesia walau terbatas. Keistimewaan lainnya adalah Pasar ini buka 24 jam dengan penjual yang berbeda-beda.

Mall of Bangkok (MBK) juga ada cluster khusus souvenir di Lantai 5. Disini silakan hati-hati kalau menawar karena penjualnya ada beberapa yang temperamen. Tetapi dengan banderol harga yang jelas, kita mampu membuka tawaran dengan lebih nyaman tanpa terlihat terlalu murah menawarnya.

Masih kurang murah? Coba datang ke Night Market di dekat Khao San. Letaknya hanya berjalan kaki sekitar 5 menit ke arah Emerald Budha Temple, Setelah menyeberang jalan ke arah Patung Gajah di tengah jalan, akan ditemukan pasar tumpah yang ada mulai dari sore hingga malam hari. Banyak barang bekas juga dijual disana dengan harga yang relatif murah bagi orang Indonesia.

Di Phuket, terutama pantai Patong mungkin akan sulit menemukan souvenir murah . Coba datang ke Phuket Town. Disana karena turis tidak sebanyak di Patong Beach, souvenir yang ditawarkan lebih murah. Bagi yang lebih senang membelikan snack lokal yang rasanya unik-unik, saya sarankan untuk belanja di Lotte Mart/Makro Supermarket yang dapat dicapai dengan motor diantara jalan dari Phuket ke Patong.  Jangan lupa membawa kantong belanja karena mereka tidak menyediakannya. Makanan grosiran sangat murah dan dapat dijadikan oleh-oleh massal.

5. Cambodia

Russian Market, courtesy of cambodiaguide.wordpress.com

Russian Market, courtesy of cambodiaguide.wordpress.com

Di Phnum Penh, ibukota Cambodia, Russian Market membentang menjadi pasar tradisional yang terbesar di negara itu. Ada cluster tempat berjualan souvenir yang dapat kita tawar dengan sadis. Satu magnet kulkas yang ditawarkan 1-2 USD, dapat kita tawar menjadi 3 biji untuk 1 USDnya. Mereka cenderung lebih ramah asal kita tersenyum dan tidak memaksa. Tinggal pergi segera jika kita tidak mendapatkan harga yang kita Inginkan. Selain itu, banyak makanan-makanan tradisional yang dapat kita temui disini. Russian market dapat ditempuh dengan menggunakan tuktuk sekitar 4 -5 kilometer dari Riverview, tempat para tourist berkumpul

Di Siem Reap, tempat berdirinya pemerintahan Angkor di masa lalu, saya pernah melakukan riset kecil bersama teman-teman seperjalanan. Central Market yang tempatnya berpunggung-punggungan dengan Night Market, menawarkan harga yang lebih murah. Namun central market hanya berjualan di siang hingga sore hari sebelum kemudian Night market menjadi ramai di malam harinya.  Yang khas di Siem Reap adalah kerajinan peraknya yang murah dan juga scarf sutera kamboja dengan harga kurang dari tiga USD perbijinya.

6. Vietnam

world trade center ho chi minh courtesy of http://www.hitachi.com.vn

world trade center ho chi minh courtesy of http://www.hitachi.com.vn

Di Ho Chi Minh City, Ben Thant Market menjadi sedemikian populer untuk berbelanja souvenir. Barang apapun dapat ditemui disini yang jaraknya pun hanya sekitar 800 meter dari Pam Ngu Lhao Street yang legendaris menjadi tempat berkumpulnya turis maupun kehidupan malamnya yang hingar bingar. Namun, ada beberapa tempat yang lebih tenang tanpa takut jambret ataupun copet yang mengincar dompet anda. Lucky Plaza yang dapat dicapai dengan jalan kaki sekitar 1,2 kilometer dapat menjadi alternatif berbelanja dengan tawaran yang lebih rendah. Untuk bahan makanan khas Vietnam yang sangat berbeda dan jarang ditemui disini, World Trade Center dengan supermarketnya di lantai dua yang terletak diseberang Lucky Plaza dapat menjadi pilihan. Kopi Vietnam yang terkenal itu dapat dibeli di WTC dengan harga jauh berbeda dengan yang ditawarkan di Ben Thant. Mungkin karena supermarket ini diperuntukkan untuk konsumsi lokal. Banyak sekali pilihan snack-snack yang dapat dibeli disini sebagai souvenir.

7. Myanmar

Bo Gyo Kee Aung San Central Market

Bo Gyo Kee Aung San Central Market

Yangoon merupakan kota yang menggeliat secara ekonomi, dan satu-satunya di Myanmar. Yangoon mempunyai pasar besar Bo Gyo Kee yang dapat dijadikan alternatif membeli oleh-oleh terutama batu marmer dan tenunan khas Myanmar. Jika ingin membeli oleh-oleh dapat juga masuk ke supermarket yang cukup komplit di Bo Gyo Kee Street dimana baju, elektronik hingga bahan makanan dijual disana. Secara fasilitas untuk turis termasuk pusat perbelanjaan, Yangoon belum menyediakan terlalu banyak pilihan disana.

8. Laos

Skip dulu ya, saya belum pernah ke Laos

9. Brunei Darussalam

gadong mal, source: wikimapia

gadong mal, source: wikimapia

di Bandar Seri Begawan, mungkin anda akan bingung dimana tempat membeli oleh-oleh. Ada beberapa tempat yang dapat menjadi alternatif membeli oleh-oleh walau dari luar tampak sebagai sebuah bangunan sepi.

  • Yayasan Sultan Haji Hasanal Bolkiah Complex. Dari luar mungkin anda tidak menyangka bahwa tempat ini adalah sebuah Mall. Karena cukup sepi dan tidak banyak plakat-plakat, tempat ini menjadi seperti kantor dari luar. Bangunan empat lantai ini mempunyai beberapa tempat berbelanja souvenir khas brunei
  • Mal Gadong.  Mal ini mempunyai bangunan yang cukup besar dan berisi dari bioskop hingga grosiran alat-alat dapur. Di beberapa kios, mereka menjual juga souvenir-souvenir khas brunei yang dapat dibawa pulang sebagai oleh oleh. Mal ini dapat dicapai dengan bus biru keungu-unguan dari stasiun bus di depan pasar Kianggeh.

10 Filipina

greenhills Manila source: www.holidayphilippinesblog.com

greenhills Manila source: http://www.holidayphilippinesblog.com

Di Manila yang sebesar dan sehiruk-pikuk itu, mungkin tujuan anda hanya ke Malate, Makati dan sekitarnya. Memang banyak tempat yang menjual oleh-oleh namun tidak terlalu lengkap. Beberapa tempat dibawah ini dapat menjadi alternatif membeli oleh-oleh:

  • Greenhills: Tempat ini merupakan salah satu pusat oleh-oleh terbesar yang pernah saya tau di SEA Country. Lapak-lapak di beberapa cluster bangunan semuanya berjualan oleh-oleh khas Filipina seperti kerang-kerangan, pajangan rumah, gantungan kunci, kaos, sendal anyaman dan lain sebagainya. Greenhills dapat ditempuh dengan menggunakan MRT dan berhenti di stasiun Annapolis. Dari situ kita masih sekali lagi  menggunakan jeepney arah Greenhills. Jangan lupa menawar barang semurah mungkin disini
  • Robinson Malate: Tempat ini menjadi favorit saya karena banyak barang murah ditemui disini yang bisa sekedar untuk oleh oleh. Bench merupakan sebuah toko di Robinson Malate ini yang juga dapat ditemukan di tempat lain. Mereka menjual pernak-pernik oleh-oleh yang dikemas menarik yang bisa dijadikan alternatif souvenir khas Manila.
  • Jangan lupa untuk membeli makanan-makanan khas Manila yang menurut saya merupakan makanan paling cocok dengan lidah Indonesia.

Nah, ada yang mau menambahkan?

Advertisements

20 responses to “Surga Belanja Souvenir di Negara ASEAN

  1. Lengkapppp bangett…
    Yang Bangkok aku juga terjebak belanja di Silom ama Khaosand, nggak tahu kalo di tempat lain ada yg lebih nyaman en murah 🙂
    Okayyy catet semua di buku harian hahaha…

  2. aduh bingung kalau di cambodia… mau beli branded dimana lagi selain phnom phen / siem riep.. btw ane di kampong som soalnya jauhh…

  3. Pingback: Oleh Oleh Khas Filipina - Jenis Khas Ole Ole Makanan Kuliner di Medan·

  4. Pingback: Oleh-oleh Khas Dari Filipina - Jenis Khas Ole Ole Makanan Kuliner di Medan·

  5. Pingback: Oleh Oleh Khas Filipina - Jenis Khas Ole Ole Makanan Kuliner di Medan·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s