Mengurus Visa Myanmar

Perjalanan ke Myanmar ini merupakan perjalanan saya yang paling kurang siap bagi saya. Beli tiket hanya 3minggu sebelum keberangkatan ditengah banyaknya pekerjaan saya membuat persiapan hanya sebatas persiapan dana perjalanan saja. Untuk rute dan budget yang kadang saya susun kali ini tidak sempat saya rancang sama sekali. Berbekal uang 6 juta dalam beberapa pecahan mata uang takterasa hari keberangkatan sudah dekat.

Myanmar adalah negara ASEAN kedelapan saya. Laos dan Singapore saya belum sempat datangi karena saya pikir kurang cocok dengan style saya.Sebelumnya saya pikir Myanmar juga tidak seberapa menarik karena wilayah jelajah Myanmar yang masih terbatasi oleh daerah-daerah terlarang untuk orang asing.Visa Myanmarpun saya apply hanya 7 hari sebelum keberangkatan.Saya pikir,ah sudahlah jika visa tidak selesai pada hari keberangkatan saya siap mengancel perjalanan.

Saya mengirim visa ke biro langganan saya di Jakarta pada tanggal 4 april dan saya berangkat pada tanggal 11 april pagi hari dari Solo.Sementara visa diproses selama 4 hari kerja. Wah mepet.Untung biro langganan saya itu memang cekatan dalam mengurus visa saya seperti halnya visa India saya sebelumnya. Berkas yang saya kirim hanyalah paspor,fotokopi ktp,foto 4×6 3 lembar dan surat keterangan kerja saja.

Setiap negara mempunyai pertimbangan terberat pada satu syarat. Paling tidak itu yang saya amati ketika mengurus 3 visa untuk perjalanan saya.Jika visa China hanya meminta tiket pulang pergi, visa India menitikberatkan pada jumlah rekening bank,maka visa Myanmar ini surat keterangan kerja sangat perlu. Myanmar memang sedang ‘diserbu’ oleh pencari kerja terutama dari anggota ASEAN karena banyaknya perusahaan yang baru saja berdiri ditengah keterbukaan Myanmar setelah lebih dari 60 tahun mengisolasi diri. Mungkin karena itulah Myanmar masih bersikukuh untuk tetap mensyaratkan visa kunjungan kesana,satu-satunya diantara anggota ASEAN.

Hanya sehari sebelum keberangkatan akhirnya Paspor saya terima kembali.Thanks God! Sebuah visa cap dibubuhkan di Paspor saya,bukan visa stiker seperti biasanya.Entah mungkin karena kehabisan stiker atau karena saya tidak datang sendiri untuk mengembalikan formulir visa dengan tanda tangan asli.

Myanmar Visa

Myanmar Visa

Visa Myanmar seharusnya mempersyaratkan applicant datang sendiri ke Kedutaan Myanmar di Jakarta,mengisi formulirnya beserta syarat-syarat sebagai berikut:

  1. Formulir Visa yang ditandatangani sendiri
  2. Foto 4×6 2 lembar
  3. Fotokopi KTP
  4. Surat Keterangan kerja
  5. Disarankan untuk menambah fotokopi rekening tabungan untuk memperkuat bukti bahwa kita sudah mempunyai penghasilan tetap di Indonesia.

Bagi penyuka jalan-jalan ke negara ASEAN,saya sarankan untuk segera pergi ke Myanmar sebelum negara ini mensejajarkan diri menjadi negara yang go International dan sebelum modernisasi menghilangkan keeksotikannya seperti di banyak tempat saat ini.

Advertisements

36 responses to “Mengurus Visa Myanmar

  1. Mas, ngurus visanya brapa duit ya? dan boleh minta no kontak biro langgananya? rencana mau ke yangon oktober ini, makasih

    • visa myanmar sbnrnya 20 USD, kalo tinggal di jkt sebaiknya urus sendiri karena cepat dan gampang di rasuna said. kalo pake agen kmrn habis sktr 450 ribu krna sy di jgja dan ada biaya kirimnya. minta email aja bro, nnti sy kirimkan kontaknya jasa visanya

    • sudah saya kirimkan lewat email. Sepertinya memang simple secara mereka juga berencana menghapuskan visa untuk seluruh warga ASEAN

  2. Pingback: Dibalik Politik Isolatif Myanmar | Nurul NOE·

  3. Mas , tanya dong, katanya sudah bisa apply VOA di bandara ya walaupun agak mahal (40 usd). Apakah mas bro ada melihat counternya disana? Mohon informasi nya

    • wah, saya g merhatiin mas, tp memang bandara yangoon masih nampak kosong sih, VOA kan biasanya cuma loket kecil gitu dan mgkn bisa aja mereka merencanakan itu ditaruh dimana aja..sayang ya ga ada info jelas mengenai ini…

      • mas minta alamat agen dong..saya rencana mau ke Myanmar. ..paspor turis…gimana caranya mas.
        saya ada teman yg tinggal di sana apa harus saya cantumkan kantor nya…atau tempat tinggal nya

  4. Pingback: My Homepage·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s